Senin, 05 Mei 2014

Tour De Europe , Switzerland hari ke 4 => Evian Les Bains => Geneva => Paris


Dikarenakan GPS kami disetting menghindari Tol, jadilah Perjalanan dari Lauterbrunnen  ke Evian les Bains cukup berkesan dengan suguhan keindahan yang paling menakjubkan. Di sore nan masih memancarkan mentari cerah,dihamparan langit biru, terpancar semburat jingga, kami melewati tepian Lake Thun yang berliku dan penuh haru biru. Sayup sayup, seiring roda berputar, kami digiring dalam lekukan hutan hutan kecil yang mengulir menuju puncak tertinggi yang berselimut salju. Ketika menundukkan pandangan, seolah olah pancaran aliran danau telah menyambut dengan penuh keharuan. Perlahan dari puncak tertinggi, kembali mengulir kebawah dengan sapaan pesona alam yang tiada tara. Luar biasa indah. Sayang matahari perlahan turun mengucap sayonara, dan kami pun melaju dalam kecepatan yang lebih tinggi, sehingga tak banyak yang dapat diabadikan, kecuali decak kagum yang masih terngiang hingga kini. 


Sekitar jam 11 malam, kami pun sampai di penginapan yang asri ini . Namanya Lesterrasses du Lac Evian les Bains. Letaknya di tepian lake Geneva bagian timur. Sengaja kami pilih tempat ini, karena letaknya yang hanya kurang lebih 30 menit dari Geneva, dengan fasilitas hotel tak kalah dengan hotel berbintang di Geneva, namun kita cukup merogoh kocek hanya seperempat dari harga Geneva. Menguntungkan bukan ?? hahaha.. Masih Ingat Prinsip Kelompencapir kan ?? wkwkwk

Bukan hanya karena bermaksud menghibur diri, tapi diakui, tempat ini cukup nyaman kami tempati. Pemandangan yang asri, damainya negeri dan yang paling membuat senang, kami bisa mempersiapkan bekal makanan lebih rinci. Karena fasilitas kompor, water heater dan jemuran. Tidak ketinggalan tersedia juga vacum cleaner. Alhasil, kami bisa kempeskan kembali bawaan pakaian yang segambreng menjadi ciut dan tidak memenuhi bagasi. Lumayan kan.. bawaan bisa diciutkan kembali dengan vacum cleaner tersebut.. terutama jacket yang kemaren selama 2 hari dibawa seluncuran di snow, bisa di masukkan ke tas kembali.. Horreee.. :)  



Pagi yang berkabut, dan berembun, karena tadi malam turun hujan, Hati sedikit gundah ketika menyaksikan ban mobil agak kempes. ada apa gerangan ?? Semoga cuma kempes biasa.. Yuk kita mulai perjalanan hari ini.. Geneva adalah kota yang dituju.. mariii



Di perjalanan beberapa kali berjumpa dengan pohon dibawah ini. Seperti ada sarang burung yang bergelayutan diberbagai cabangnya. Setelah diteliti, ternyata ada kehidupan dari tanaman lain yang ikut tumbuh subur pada tanaman tersebut, dan hidup tanpa terpisah dengan pohon induknya. Sayang kami tetap tidak bisa menemukan jawaban, pohon apa gerangan ini ?? Dan bagaimana dengan tumbuhan yang menggelayut di cabang dan rantingnya itu ?? Ah.. entahlah kawan.. tidak usah kita fikirkan.. Yuk lanjutkan perjalanan..:)



Ini adalah sepanjang perjalanan dari Evian ke Geneva, sebut saja Switzerland bagian selatan. Beberapa perbedaan akan kita temui jika dibandingkan dengan Lucerne, Interlaken dan Lauterbrunnen. Disini bangunan sudah mulai seperti bangunan kita di Indonesia. Alamnya juga hampir mirip dengan negeri kita. Tapi rapi dan bersihnya yang terlihat belum sama.. hehehe

Kalau di Utara, kita saksikan bangunannya kebanyakan dari kayu yang kokoh dan tampak unik, di Selatan sudah banyak menggunakan material beton. Dan cara penataannya juga terlihat sudah lain.









Berhubung tadi ban sedikit kempes, maka kami mampir ke petrol ( pom Bensin) Disitu , disamping kita mengisi bensin sendiri, kita juga bisa tambah angin sendiri dan cuci mobil sendiri dengan cara bayar juga sendiri... Hebat ya.. mereka tidak perlu banyak tenaga kerja untuk melakukan pelayanan umum. Semua sudah dikendalikan oleh mesin. Hmm.. kalau dinegeri kita sepertinya belum pantas diterapkan, karena pengangguran masih banyak yang butuh dipekerjakan..:)


Nah.. sampailah kita di kota Geneva yang terkenal dengan gedung PBB, Pusat palang merah dan tempat berbincang bincangnya para pemuka dunia itu. Huhuuiiii....   Maaaakk.. Bapaaaakkk.. Ternyata Allah Swt takdirkan juga anakmu sampai kesini.. Masyaa Allah.. Nikmat Tuhan yang mana lagi yang akan kamu dustakan ?? Terima kasih suamiku.. Tetesan keringatmu telah menggiring kita sekeluarga kesini dengan izin Allah Swt.. Alhamdulillah..:)

Ini pemandangan pertama ketika memasuki kota Geneva. Sambutan nan elok dari Fountain lake Geneva nan menjulang mengudara. Semburannya serasa menyapa hati saya yang berbunga.. Cieeee..wkwkwk





Sesaat kami merapat disini, dekat restoran terapung yang berbentuk kapal ini. Bukan mau makan sodara sodaraaa.. Tapi cuma mau ambil foto dan periksa ban yang tadi habis di pompa. hehehe

Tidak bisa berlama lama disini, karena hujan pun turun membasahi.. walaupun tidak lebat, tapi tetap kurang baik untuk kesehatan.. Kita lanjutkan saja perjalanan menuju Flower clock yuk. Disitu ada parkiran bawah tanah yang pastinya juga bayar parkir sendiri dimesin yang tersedia.


Dari parkiran menuju Flower clock, kita bisa menikmati lake Geneva dari berbagai arah. Ke satu sisi kita akan mmenyaksikan Fountain, Jembatan yang membelah Lake Geneva, dan kesisi lain kita akan digoda dengan berbagai cara oleh toko barang branded. Ouh Tuhaaan.. Mari berdo'a untuk tidak tergoda..hahaha
Mulai pasang kacamata kuda..wkwkwk


Ayah mikirin Apa ?? Bukan mikirin yang terpajang diseberang sana kan?? hahaha
Yuk ah.. kita foto foto aja ya.. sering sering aja ngintip ke Camera.. biar pandangan ga kemana mana..hihihi













Ouh ouh ouuuuuhh.. haruskah kita menjerit sejadi jadinya ?? Plissss deh paaakk..
Bayangkan sodara sodara.. jauh jauh datang kesini, karena kami jeprat jepret dulu disebelah sana, dan larak lirik dulu mikirin mainan kunci diwarung kecil sebelah sana, kami telat beberapa meniiiit sajah.. ya ampuuunn.. sambil pegang kepala.. eh pegang Camera,.. walau sebagian bunganya sudah mulai di cabut, karena memang pas waktunya pergantian bunga, tetap berusaha ngotot mengabadikan Flower Clock ini seadanya.. ya sudahlah.. Nasiiib..nasib..:(







Setelah puas menikmati pemandangan di area clock flower, kita lanjutkan keliling kota ,sehingga sampailah pada tempat yang paling terkenal sedunia ini. Gedung PBB ( United Nations). Silahkan cari sendiri bendera Indonesia ya.. hanya bagi yang berminat..:D

Saya malah sibuk memikirkan kursi besar yang patah kakinya sebelah yang terpajang menjulang didepan gedung itu. Kira kira apa maksudnya ya teman ?? Kalau ada yang tahu, tolong kasih tahu saya ya.. !!!

Sayang sekali, kita tidak bisa parkir disini.. ah.. ga jadi deh minta tanda tangan para petinggi dunia.. * Menghayal*





Karena masalah ban kempes masih menjadi topik hari itu, apalagi mobil tidak dibekali ban serap dan ternyata ditemukan paku yang menancap di ban tersebut, kami mencoba menghubungi Europe car yang ada di Geneva. Barangkali ada solusi yang bisa mereka tawarkan, karena setelah di browsing, kami tetap tidak menemukan tempat tambal ban.. Ouuuhh.. disini baru tersanjung negeriku dan tak henti hentinya berucap.. kalau di sana, setiap sudut ada tambal ban.. Hmm.. Ada juga kelebihan negeri kita ternyata..:)

Gara gara ban kena paku saja, waktu , tenaga dan  fikiran tersita sedemikian banyak. Catatan juga untuk yang ingin tour selanjutnya, sebaiknya persiapkan alat tambal ban otomatis yang bisa dipasang sendiri. Karena ,jangan kan membantu untuk menambal, Europe Car malah suruh tanda tangani surat yang menyatakan kita harus bayar 750 CF karena dianggap suatu accident.. Oh Nooo..
Belum tahu dia, bahwa perkalian  kita dalam masalah hitung menghitung rugi laba sangatlah kencang.. Dari pada harus bayar sebanyak itu, mending kita beli ban baru yang harganya paling hanya 100 CF.. Mari kita pulang.. tinggalkan Europe Car.. cari lagi bengkel terdekat.. Sayang Bengkel sudah mau tutup,.. Terpaksa datang besok pagi jam 9:00. Jam kerja disini sangat disiplin.. jam 5 Teng harus tutup.



Karena dari tadi kita disibukkan dengan bengkel, ban, europe Car dll, Shalat agak telat. Terpaksa dijamak Zuhur dengan Ashar. Alhamdulillah, di Geneva ada Masjid yang cukup besar, dan selama di Europe baru itu kami temukan satu satunya Toilet yang pakai Shower Flashing nya. Ditempat lain dimanapun itu, hanya menyediakan tisu saja.. Jadi kita kemana mana terpaksa sedia gelas kecil untuk Istinjak



Selesai Shalat, kami kembali ke hotel dengan melintasi kota Geneva dan menyusuri tepian Lake Geneva.


Sampai hotel, kita makan malam dulu dengan menu sarden hasil masak memasak hari ini. Sayurnya tetap pecal dan ditimpali dengan sambel ijo yang sempat dibekukan di freezer. kalau perut kenyang , tidurpun lebih nyenayak, dan esok pagi bangun lebih riang.. Jangan lupa berdo'a yaaa.:)


Fajar telah menyingsing,.. mentari pun sudah mulai mengintip disisi balkoni. Mari bangun dan semangat lagi. Hari ini perjalanan kita cukup panjang menuju Kawasan Disneyland Paris. Walaupun Evian terletak di France, tapi kotanya hampir menyatu dengan Geneva tapi beda negara. Kalau menuju Paris,tetap melewati Geneva ataupun Bern.






Antar negara di Eropa, hanya dibatasi denga Douane seperti dibawah ini saja. tidak ada pemeriksaan apa apa, kecuali kita akan singgah hanya untuk minta stempel untuk refound tax saja, jika kita membeli barang yang bisa direfound tax nya. Selanjutnya kita hanya lewat begitu saja, tanpa ditanya apapun selama tidak ada pelanggaran yang kita lakukan.


Pemandangan dibawah ini, akan mengiringi perjalanan kita dari Evian, geneva , Dijon dan Paris. Dan ini hanya bisa kita nikmati jika kita memilih jalur diluar tol. Konsekwensinya, kita akan berjalan lebih lama dan lebih lambat, namun pemandangannya tentu lebih Indah.




























Pertanda senja telah menjelang, Mentari pun mulai berpamitan, dibalik ranting pepohonan yang masih terpaku menunggu dedaunan berharap musim semi segera mengucap salam..:) 
Mengintai membayang bayangi perjalanan, mengintip diantara coretan coretan langit yang gores indah oleh lintasan Jet yang simpang siur..










Setelah puas melepas Sunset kembali kepelukan malam, sampai lah kita di Sejour AppartHotel yang berlokasi didaerah Disneyland Paris. Karena sampai disana sudah larut malam, jam 11 Malam kalau ga salah, maka kita Check in sendiri, ambil kunci kamar sendiri di Mesin yang tersedia seperti difoto yang paling bawah. Ada mesin seperti ATM didepan pintu masuk sebelah kanan. Disana kita akan bertransaksi sesuai dengan email yang sudah kita daftarkan.. Selamat mencoba bagi yang berminat kesana..:)





Sebelumnya :


Selanjutnya :