Minggu, 20 April 2014

Tour De Europe Switzerland hari ke tiga 7 April 2014 ( Luzern =>Interlaken=>Lauterbrunnen=>Wengen )


Hari ketiga , mulai siap siap pindah kost nih rombongan sirkus. Setelah sarapan di hotel kreuz Megen , dengan menu hasil racikan bapak kost tentuunya.. Kita siap siap menuju Evian Les Bains France.










Keluar dari Megen, kita akan disambut dengan kota Luzern dan menyeberangi Chapel bridge , yang mana diseputaran chapel bridge ini banyak terdapat toko toko yang menjual jam mewah dan segala pernak pernak dari kota Lucerne. Tidak jauh dari sana, juga terdapan lion monumen yang sering dikunjungi para Touris. Karena tim sirkus kami kebetulan tetap konsisten dengan prinsip Kelompencapir , jadi kami tidak berhenti lama didaerah ini. Cukup mengamati kota dan ambil foto dari mobil, sambil terus berlalu ketempat yang dituju.


Ini adalah cara mereka membersihkan kota dan mengumpulkan sampah, dengan menunggangi 2 ekor kuda.


Tadinya ada niat untuk berhenti sesaat, lihat lihat souvenir, dan mencoba memarkir mobil beberapa menit. Saat itu, kami sempat belajar cara bayar parkir dari seorang ibu ibu yang kebetulan lewat. Tapi niat itu kami urungkan, karena waktu sudah hampir pukul 11 siang,sedangkan perjalanan dan rute masih sangat panjang.


Kami putuskan untuk melanjutkan perjalanan menuju Interlaken, Lauterbrunnen , wengen, dan Evian. Disepanjang perjalanan , kita akan melewati beberapa tunnel yang panjangnya ada yang mencapai 2200 meter. Gugusan pegunungan bersalju, peternakan yang tertata dengan tertib, padang rumput yang apik, Danau dan sungai yang menawan, memancing gelora rasa yang luar biasa takjub.
























Ini adalah perkampungan Lauterbrunnen. Perkampungan kecil yang diapit dengan pemandangan gunung batu jejeran pegunungan Alphen yang terkenal dengan Es abadinya Junfraujoh dan dialiri oleh beberapa sungai kecil dengan kucuran airterjun yang berasa dari Glacier ( Lelehan Es ), serta disandingkan dengan jejeran perumahan yang seperti disusun manis diatas padang rumput hijau nan apik.. Indah bukan kepalang..Kita akan terbawa rasa, serasa menyusun Pazel dikarpet hijau..
 Mari memuji Allah swt sang Pencipta... Masya Allah..:)





Sambil bu Diny nge Print tiket Disney Land, Dita minum secangkir Hot Chocolate dulu ya, agar udara yang dingin bisa terasa lebih hangat. Tukang bisnis yang hebat.. mereka sediakan Wifi , printer dan internet sambil kita menikmati dagangannya..:)


Puncak gunung itu tinggi banget yaa.. Dibalik sana terdapat sebuah desa terbaik didunia.. namanya desa Wengen. Jika Pariangan Tanah Datar Sumatera Barat di urutan ke empat, maka desa Wengen adalah no 1 terindah di dunia, berdasarkan penelitian yang pernah saya baca disini 5-desa-indah-di-dunia.html .
Nanti kita akan kesana dengan menaiki kereta api yang merayap perlahan menuju puncak.



Untuk naik kesana kita butuh 36 Cf bertiga, dan bisa lansung beli tiket instan di mesin yang sudah tersedia. Dita tetap dihitung anak anak. Kita akan menghabiskan waktu 45 Menit untuk sampai ke Wengen, jika berangkat dari lauterbrunnen. Di Lauterbrunnen, kita bisa menyimpan mobil di carpark 5 lantai yang sudah disediakan didekat stasiun.











Inilah desa Wengen yang terkenal itu. Kebetulan suhu sedang bersahabat, tanpa hujan dan kabut yang mengganggu... Melihat kebawah, ada deretan rumah yang tersusun rapi diantara kehijauan yang bersambut dengan pegungunungan Alphen yang berselimut salju.. Kami menghabiskan waktu disini sampai sore, setelah ashar, kami turun kembali dan melanjutkan perjalanan menuju Hotel Evian Les bains di Perancis.









Sebelumnya :


Selanjutnya :